Gaji Rp6 juta per hari dipamerkan pria hingga viral, BGN bereaksi keras dan soroti aksi berlebihan yang memicu kontroversi publik.
Aksi seorang pria yang memamerkan penghasilan fantastis hingga Rp6 juta per hari mendadak viral dan memicu reaksi keras dari BGN. Gaya yang dinilai berlebihan justru menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Banyak yang penasaran, apa sebenarnya yang terjadi di balik video tersebut? Fakta-fakta yang terungkap menghadirkan sudut pandang baru yang tak terduga hanya ada di KDMP Rubaya.
Viral Joget Di Dapur MBG Jadi Sorotan Publik
Sebuah video viral memperlihatkan seorang pria berjoget di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aksi tersebut langsung menyita perhatian publik karena dinarasikan sebagai bentuk pamer penghasilan hingga Rp6 juta per hari.
Video itu tersebar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi. Banyak netizen mempertanyakan etika dari tindakan tersebut, terutama karena dilakukan di lingkungan kerja yang berkaitan dengan pelayanan publik.
Dalam video tersebut, terlihat pria itu berjoget di area dapur yang memiliki logo Badan Gizi Nasional (BGN). Peristiwa ini terus menjadi sorotan hingga Rabu (25/3/2026), seiring meningkatnya perhatian publik terhadap kasus tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
BGN Bereaksi Keras Dan Beri Teguran
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) langsung mengambil tindakan tegas. Wakil Kepala BGN menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim tim untuk melakukan pengecekan langsung.
BGN juga memberikan teguran keras kepada pria tersebut. Mereka menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan, apalagi dalam lingkungan kerja yang seharusnya menjunjung tinggi profesionalitas.
Pernyataan tegas juga disampaikan terkait sikap yang dianggap berlebihan. BGN menyayangkan tindakan tersebut dan mempertanyakan alasan di balik aksi “overacting” yang dilakukan di dapur program tersebut.
Baca Juga: Rapat Tertutup Teddy-Airlangga Bocorkan Strategi Besar Ekonomi Dan Energi
Pelanggaran Prosedur Dan Standar Kerja
Selain masalah etika, BGN juga menemukan adanya pelanggaran terhadap standar operasional. Pria tersebut diketahui berjoget tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) di area dapur.
Padahal, penggunaan APD merupakan kewajiban dalam kegiatan pengolahan makanan. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan dan keamanan pangan yang disajikan kepada masyarakat.
Temuan lain menunjukkan bahwa fasilitas dapur tersebut juga memiliki masalah teknis. Mulai dari tata letak yang tidak sesuai hingga instalasi pengolahan limbah yang dinilai belum memenuhi standar.
Operasional Dihentikan Sementara
Akibat berbagai pelanggaran yang ditemukan, BGN memutuskan untuk menghentikan sementara operasional dapur tersebut. Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem yang berjalan.
Keputusan ini juga menjadi peringatan bagi mitra lain dalam program MBG agar tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan. BGN menegaskan bahwa program ini bukan sekadar aktivitas bisnis semata.
Program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Oleh karena itu, setiap pelaksanaannya harus dijaga dengan standar tinggi dan tanggung jawab penuh.
Fakta Di Balik Insentif Rp6 Juta per Hari
Terkait angka Rp6 juta per hari yang disebut dalam video, BGN menjelaskan bahwa insentif tersebut bukan untuk individu, melainkan untuk operasional dapur secara keseluruhan.
Pria yang viral tersebut diketahui memiliki beberapa titik dapur SPPG, meskipun baru satu yang aktif beroperasi. Hal ini menambah perhatian publik terhadap pengelolaan program tersebut.
BGN menegaskan bahwa program MBG bukanlah sarana untuk mencari keuntungan pribadi secara berlebihan. Fokus utama program ini adalah meningkatkan kualitas gizi masyarakat, bukan menjadi ajang pamer kekayaan.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari nasional.kompas.com
- Gambar Kedua dari detik.com